
Sebagai bagian dari kerja sama Universitas Diponegoro (Undip) sebagai core partner dalam jejaring Global Center of Spatial Methods for Urban Sustainability (SMUS) yang dikoordinasikan oleh Technische Universität (TU) Berlin dan didanai oleh Pemerintah Jerman, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (DPWK) Fakultas Teknik (FT) Undip menyelenggarakan Pameran SMUS Science Communication Project bertema “Ec(h)otones Co-creation: Menjembatani Lingkungan Alami dan Terbangun di Pesisir Utara Jawa, Indonesia” pada Rabu, 10 Desember 2025. Pameran ini dihadiri oleh 163 orang dari pemerintah, akademisi, pelaku industri, organisasi non-pemerintah (NGO), serta masyarakat umum.
SMUS Science Communication Project berfokus pada produksi media komunikasi sains yang inovatif untuk memperkenalkan konsep ec(h)otone. Ec(h)otone merupakan pengembangan dari istilah ecotone sebagai area transisi antara dua ekosistem, digunakan untuk menggemakan ecotone sebagai lensa dalam mengidentifikasi permasalahan perkotaan yang kompleks atau biasa disebut wicked urban problems. Dalam project ini, Undip mengambil kasus ec(h)otone di pesisir Semarang-Demak yang menunjukkan transisi antara darat ke laut sekaligus kota ke desa.
“Jadi kegiatan kita tahun ini dilakukan dalam rangka memberikan perspektif tentang apa itu ec(h)otone. Kita melihat bahwa ec(h)otone yang kita fokuskan saat ini adalah wilayah transisi di pesisir yang mengalami bencana, dimana daratan banyak yang bertransformasi menjadi air,” ucap Prof. Dr.sc.agr. Iwan Rudiarto selaku Tim SMUS Science Communication Project Undip.
Pameran produk SMUS Science Communication Project menampilkan berbagai media interaktif, seperti ecotone time map yang disajikan dalam format fisik dan digital, video feature, serta video 360 derajat yang ditampilkan melalui teknologi virtual reality. Seluruh produk dirancang untuk mengomunikasikan konsep ec(h)otone di Semarang-Demak secara menarik dan mudah dipahami, sekaligus membuka perspektif baru dalam melihat permasalahan pesisir dan perkotaan. Selain menikmati pameran, pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam aktivitas interaktif terkait ec(h)otone dan berkesempatan memperoleh berbagai merchandise.
Melalui kegiatan ini, DPWK FT Undip berharap dapat memperkuat diseminasi pengetahuan untuk meningkatkan penelitian terkait ec(h)otone dan mendorong dialog lintas pemangku kepentingan untuk mewujudkan upaya pengelolaan ec(h)otone yang terintegrasi. Kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 11, yaitu kota dan komunitas yang berkelanjutan, melalui upaya untuk memberikan perspektif baru dalam mengidentifikasi permasalahan kompleks perkotaan. Pameran ini juga diharapkan dapat meningkatkan peran Undip dalam jejaring riset dan komunikasi sains internasional, guna mendukung visi Undip sebagai World Class University.